<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; andikaprasetya</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/andikaprasetya</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; andikaprasetya</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Tradisi Nandan Desa Gunaksa, Menaikkan Status Leluhur dari Dewa Hyang Menjadi  Sri</title>
        <link>https://budayabali.com/id/tradisi-nandan-desa-adat-gunaksa-menaikkan-status-leluhur-dari-dewa-hyang-menjadi-sri</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/tradisi-nandan-desa-adat-gunaksa-menaikkan-status-leluhur-dari-dewa-hyang-menjadi-sri</guid>
        <description><![CDATA[ Upacara Nandan atau Nebas Pitra di Gunaksa, Tutuan, merupakan tradisi unik yang diwariskan dari desa tua Tutuan. Setiap tahunnya, pada bulan Tilem Sasih Kedasa, warga Gunaksa mengadakan upacara tersebut, yang merupakan bagian dari pitra puja atau penghormatan terhadap roh leluhur. Prasasti Tutuan menyimpan kisah tentang I Surakerta, leluhur Tutuan, yang membunuh sapi berkah Sapu Jagat, mengakibatkan kutukan yang mewajibkan keturunannya melaksanakan upacara padandanan setiap tahunnya. Rangkaian upacara tersebut melibatkan serangkaian persiapan dan pelaksanaan untuk membebaskan roh leluhur dari kutukan Rare Angon, dengan harapan meningkatkan status mereka menjadi Sri yang terus memberikan kesejahteraan. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202401/image_870x580_65a17298899ee.jpg" length="125758" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Sun, 23 Mar 2025 06:03:47 +0800</pubDate>
        <dc:creator>andikaprasetya</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Paibon Ki Mantri Tutuan, Pura Leluhur Keluarga Besar Desa Gunaksa</title>
        <link>https://budayabali.com/id/paibon-ki-mantri-tutuan-pura-leluhur-keluarga-besar-desa-gunaksa-yang-menyebar-di-berbagai-daerah-nusantara</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/paibon-ki-mantri-tutuan-pura-leluhur-keluarga-besar-desa-gunaksa-yang-menyebar-di-berbagai-daerah-nusantara</guid>
        <description><![CDATA[ Pemujaan kepada leluhur, atau Tarmalupeng Pitra Puja, merupakan aspek penting dalam tradisi keagamaan Ramayana. Dalam Desa Gunaksa, keluarga besar mendirikan Paibon Ki Mantri Tutuan pada tahun 2009 sebagai tempat pusat pemujaan leluhur dan pertemuan anggota keluarga dari berbagai daerah. Paibon tersebut didirikan dengan konsep Tri Mandala, memiliki berbagai pelinggih yang mewakili nilai-nilai spiritual dan keseimbangan antara dunia materi dan spiritual. Setiap tahun, keluarga besar ini menjalankan upacara piodalan pada Purnama Kapat sebagai ungkapan penghormatan kepada leluhur dan menjaga keseimbangan spiritual dalam budaya Bali. Ritual ini tidak hanya menguatkan ikatan keluarga, tetapi juga melestarikan nilai-nilai warisan budaya dari generasi ke generasi. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202312/image_870x580_658dab27a502a.jpg" length="117899" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 28 Feb 2024 08:37:49 +0800</pubDate>
        <dc:creator>andikaprasetya</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Jejak Perjalanan Ki Mantri Tutuan: Melahirkan Sejarah Tutuan dan  Pura Bukit Buluh</title>
        <link>https://budayabali.com/id/jejak-perjalanan-ki-mantri-tutuan-melahirkan-sejarah-tutuan-dan-pura-bukit-buluh</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/jejak-perjalanan-ki-mantri-tutuan-melahirkan-sejarah-tutuan-dan-pura-bukit-buluh</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Bukit Buluh adalah pusat keagamaan bagi warga Tutuan di Indonesia, yang berlokasi di Desa Gunaksa, Bali. Setiap enam bulan, mereka merayakan ritual piodalan dengan penuh kekhusyukan. Prasasti Tutuan di Pura Bukit Buluh mencatat sejarah epik Maha Rsi Segening (Empu Siwa Gandhu) yang mengarah pada kelahiran Dalem Mangori. Kisah tragis Dalem Mangori dan Ni Brit Kuning, yang menghasilkan Satryawangsa (Rare Angon), mencerminkan ketulusan hati dan menghadirkan keajaiban di Bale Pegat dan pohon Timbul. Perjalanan Satryawangsa, yang kemudian menjadi Ki Mantri Tutuan, adalah kunci dalam sejarah Tutuan dan Pura Bukit Buluh. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202309/image_870x580_650dae800ee23.jpg" length="116119" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Mon, 30 Oct 2023 14:56:45 +0800</pubDate>
        <dc:creator>andikaprasetya</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Mengungkap Keunikan Sejarah Desa Gunaksa: Terbentuk dari  Pura Penangkal Ilmu Hitam yang Misterius</title>
        <link>https://budayabali.com/id/mengungkap-keajaiban-sejarah-desa-gunaksa-terbentuk-dari-pura-penangkal-ilmu-hitam-yang-misterius</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/mengungkap-keajaiban-sejarah-desa-gunaksa-terbentuk-dari-pura-penangkal-ilmu-hitam-yang-misterius</guid>
        <description><![CDATA[ Desa Gunaksa di Bali adalah tempat yang sarat dengan budaya dan sejarah. Terletak di timur Pulau Bali, desa ini memiliki pesona alam yang menakjubkan, tapi juga memiliki tradisi ilmu hitam yang kuat. Ilmu hitam di sini mencakup praktik spiritual yang digunakan untuk melindungi dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, termasuk penggunaan Pura Pewalang Tamah. Desa Gunaksa memiliki akar sejarah dalam perpindahan penduduk dari Kerajaan Tutuan di Pulau Jawa. Konon Ilmu hitam masih diwariskan dan menjadi bagian penting dari budaya unik desa ini, menunjukkan ketahanan tradisi lokal di tengah modernitas. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202309/image_870x580_64fc94e37b33d.jpg" length="131056" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Tue, 12 Sep 2023 22:00:00 +0800</pubDate>
        <dc:creator>andikaprasetya</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>