<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; Dhika Pradana</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/dhika-pradana</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; Dhika Pradana</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Babad Gusti Celuk: Asal Usul, Perjalanan, dan Jejak Keturunan</title>
        <link>https://budayabali.com/id/babad-gusti-celuk-asal-usul-perjalanan-dan-jejak-keturunan-5499</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/babad-gusti-celuk-asal-usul-perjalanan-dan-jejak-keturunan-5499</guid>
        <description><![CDATA[ Babad Gusti Celuk merupakan naskah babad bernomor Va. 1315/10 yang tersimpan di Gedong Kirtya, Singaraja, dan berasal dari koleksi I Ketut Kajeng, Banjar Tegal, Singaraja. Kisahnya mengikuti perjalanan Ki Gusti Celuk, keturunan Ki Gusti Kaler, yang harus meninggalkan Gelgel dan kemudian menapaki perjalanan panjang yang membawa keluarganya ke berbagai wilayah di Bali hingga Lombok. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, cerita dipenuhi perpindahan, perkawinan antarkeluarga bangsawan, konflik, serta terbentuknya berbagai cabang keturunan Gusti Celuk. Babad ini bukan sekadar silsilah, melainkan kisah tentang perjalanan sebuah keluarga yang terus bertahan, berkembang, dan meninggalkan jejak di berbagai wilayah. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a85cb3633f64.jpg" length="168746" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 19:25:47 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Dhika Pradana</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Badai Majapahit: Ekspedisi Gajah Mada Yang Menghacurkan Kerajaaan Bedahulu (1343 M)</title>
        <link>https://budayabali.com/id/badai-majapahit-ekspedisi-gajah-mada-yang-menghacurkan-kerajaaan-bedahulu-1343-m</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/badai-majapahit-ekspedisi-gajah-mada-yang-menghacurkan-kerajaaan-bedahulu-1343-m</guid>
        <description><![CDATA[ Ekspedisi Majapahit ke Bali pada tahun 1343 M adalah momen penting yang mengubah takdir Pulau Bali. Dipimpin oleh Mahapatih Gajah Mada, ekspedisi ini menghadapi perlawanan sengit dari dua tokoh Bali yang sakti, Ki Kebo Iwa dan Ki Pasung Grigis. Namun, taktik licik Majapahit terbukti efektif, bahkan saat berhadapan dengan kekuatan yang tak tertandingi. Penaklukan ini menjadi awal dari babak baru dalam sejarah Bali, yang melahirkan warisan budaya yang lebih kuat. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c8ccec2afcd.jpg" length="88809" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 05:28:00 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Dhika Pradana</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>