<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; ErwanWidi</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/erwanwidi</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; ErwanWidi</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Nguntab: Ritual Nawur Sesangi di Desa Adat Tegal</title>
        <link>https://budayabali.com/id/nguntab-ritual-nawur-sesangi-di-desa-adat-tegal-darmasaba</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/nguntab-ritual-nawur-sesangi-di-desa-adat-tegal-darmasaba</guid>
        <description><![CDATA[ Nguntab adalah ritual sakral di Desa Adat Tegal Darmasaba yang dilakukan saat hari raya Galungan dan Kuningan. Tradisi ini menjadi momen bagi masyarakat untuk memenuhi janji spiritual (sesangi) kepada sesuhunan atau petapakan yang melancaran mengelilingi desa. Dengan makna mendalam seperti pengingat akan janji, rasa syukur, dan penghormatan, ritual ini mencerminkan kekayaan budaya Bali yang harmonis antara manusia dan kekuatan spiritual. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202501/image_870x580_677679f494cbf.jpg" length="93977" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 20 Feb 2025 19:00:09 +0800</pubDate>
        <dc:creator>ErwanWidi</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Wayang Ramayana: Nilai Filosofis dan Asta Brata</title>
        <link>https://budayabali.com/id/wayang-ramayana-nilai-filosofis-dan-asta-brata</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/wayang-ramayana-nilai-filosofis-dan-asta-brata</guid>
        <description><![CDATA[ Wayang Ramayana, tradisi seni Bali yang menyajikan kisah epik Ramayana melalui pertunjukan wayang kulit. Selain sebagai hiburan, pertunjukan ini mengandung nilai moral dan filosofi kehidupan, termasuk ajaran kepemimpinan Asta Brata, delapan prinsip yang terinspirasi dari alam untuk membimbing pemimpin menjadi bijaksana, adil, dan berintegritas. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202412/image_870x580_676fff20121a8.jpg" length="96375" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 22 Jan 2025 16:56:26 +0800</pubDate>
        <dc:creator>ErwanWidi</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Makna dan Prosesi Upacara Rsi Bojana di Desa Adat Nyuh Aya: Sebuah Tradisi Suci dalam Karya Desa</title>
        <link>https://budayabali.com/id/makna-dan-prosesi-upacara-rsi-bojana-di-desa-adat-nyuh-aya-sebuah-tradisi-suci-dalam-karya-desa</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/makna-dan-prosesi-upacara-rsi-bojana-di-desa-adat-nyuh-aya-sebuah-tradisi-suci-dalam-karya-desa</guid>
        <description><![CDATA[ Upacara Rsi Bojana di Desa Adat Nyuh Aya, sebuah tradisi penghormatan kepada orang-orang suci dalam agama Hindu Bali. Di Desa Adat Nyuh Aya, upacara ini bukan sekadar ritual, tetapi juga simbol dari nilai luhur dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Artikel ini menguraikan sejarah Desa Adat Nyuh Aya, yang terkait erat dengan Arya Kepakisan dan peninggalannya yang sakral. Dalam rangkaian upacara Rsi Bojana, masyarakat desa menyajikan persembahan serta tari-tarian sakral seperti Tari Rejang Dewa, ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202411/image_870x580_67360f58a6d49.jpg" length="115947" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Sun, 17 Nov 2024 19:00:13 +0800</pubDate>
        <dc:creator>ErwanWidi</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Tari Rejang Pande Suci Wedana: Tari Sakral yang Meraih Pencatatan Kekayaan Intelektual</title>
        <link>https://budayabali.com/id/tari-rejang-pande-suci-wedana-tari-sakral-yang-meraih-pencatatan-kekayaan-intelektual</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/tari-rejang-pande-suci-wedana-tari-sakral-yang-meraih-pencatatan-kekayaan-intelektual</guid>
        <description><![CDATA[ Tari Rejang Pande Suci Wedana Tihingan, sebuah tarian sakral yang diciptakan pada tahun 2016 di Pura Penataran Dalem Pande Urip Wesi Tihingan. Tarian ini memiliki makna keagamaan yang mendalam dan hanya boleh ditarikan oleh remaja perempuan dari kasta Pande. Artikel ini juga membahas latar belakang, persiapan ritual, iringan gamelan, serta fungsi sosial dan keagamaan tarian dalam konteks masyarakat Pande di Bali. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202401/image_870x580_65a132b788a9a.jpg" length="117806" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 06 Nov 2024 04:54:11 +0800</pubDate>
        <dc:creator>ErwanWidi</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Sejarah Pura Kawitan Arya Kepakisan dan Pangeran Nyuh Aya</title>
        <link>https://budayabali.com/id/sejarah-pura-kawitan-arya-kepakisan-dan-pangeran-nyuh-aya</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/sejarah-pura-kawitan-arya-kepakisan-dan-pangeran-nyuh-aya</guid>
        <description><![CDATA[ Fokus utama artikel ini adalah pembahasan sejarah Pura Kawitan Arya Kepakisan dan peran Arya Kepakisan dalam mengatasi pemberontakan dan perubahan yang dihasilkan dalam struktur pemerintahan Bali. Dalam perjalanan sejarah yang penuh intrik, kita akan melihat bagaimana Arya Kepakisan diangkat sebagai Gubernur Besar dan Dalem Sri Kresna Kepakisan menjadi Raja Sampranga I, sambil menjelajahi dampaknya terhadap perkembangan sosial, budaya, dan politik di Bali. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202309/image_870x580_64fdb62889f42.jpg" length="158881" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 13 Sep 2023 22:12:03 +0800</pubDate>
        <dc:creator>ErwanWidi</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>