<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; karin vallerine</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/karinvsidaluwu04gmailcom</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; karin vallerine</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Pasar Seni Guwang: Surga Harta Karun Kerajinan Bali</title>
        <link>https://budayabali.com/id/pasar-seni-guwang-surga-harta-karun-kerajinan-bali</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/pasar-seni-guwang-surga-harta-karun-kerajinan-bali</guid>
        <description><![CDATA[ Pasar Seni Guwang, yang terletak di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, adalah salah satu tempat belanja yang harus dikunjungi saat Anda berada di Bali. Ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang mencari oleh-oleh khas Pulau Dewata. Pasar Seni Guwang dibangun pada tahun 2001 dan dibuka pada tahun 2002. Itu dibangun untuk mengurangi jumlah orang yang hadir di Pasar Seni Sukawati yang sudah sangat populer. Pasar Seni Guwang, meskipun berada di dekat Sukawati, memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya layak untuk dikunjungi. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202501/image_870x580_6777b66e82572.jpg" length="165131" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 30 Jan 2025 19:00:28 +0800</pubDate>
        <dc:creator>karin vallerine</dc:creator>
        <media:keywords>seni, pasar, kerajinan, guwang, bali</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Racikan Asam Jawa dan Kelapa Muda: Es Tambring, Minuman yang Bercerita</title>
        <link>https://budayabali.com/id/racikan-asam-jawa-dan-kelapa-muda-es-tambring-minuman-yang-bercerita</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/racikan-asam-jawa-dan-kelapa-muda-es-tambring-minuman-yang-bercerita</guid>
        <description><![CDATA[ Es Tambring atau minuman cerita adalah campuran asam jawa, kelapa muda, dan gula aren. Karena kesegaran dan keasaman alaminya, minuman ini memiliki makna budaya bagi orang Bali, terutama dalam upacara adat. Es Tambring membantu pencernaan, menghidrasi tubuh, memberikan energi, dan mengandung antioksidan dengan rasa uniknya. Setiap tegukan Es Tambring menggambarkan kearifan lokal Bali, keseimbangan alam, dan kesehatan, yang membuatnya lebih dari sekadar minuman. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202411/image_870x580_67261ee76ab7d.jpg" length="44513" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Mon, 16 Dec 2024 19:00:48 +0800</pubDate>
        <dc:creator>karin vallerine</dc:creator>
        <media:keywords>Minuman Tradisional Bali Kuliner Asam Jawa Gula Aren Kearifan Lokal</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Festival Ogoh&amp;Ogoh Nusa Dua Sebagai Perayaan Sakral Menyambut Nyepi dengan Simbolisasi Perang Kebaikan dan Kejahatan</title>
        <link>https://budayabali.com/id/festival-ogoh-ogoh-nusa-dua-sebagai-perayaan-sakral-menyambut-nyepi-dengan-simbolisasi-perang-kebaikan-dan-kejahatan</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/festival-ogoh-ogoh-nusa-dua-sebagai-perayaan-sakral-menyambut-nyepi-dengan-simbolisasi-perang-kebaikan-dan-kejahatan</guid>
        <description><![CDATA[ Festival Ogoh-Ogoh merupakan salah satu tradisi yang paling dinanti di Bali setiap tahunnya, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Di berbagai daerah di Bali, termasuk kawasan wisata Nusa Dua, Festival Ogoh-Ogoh menjadi peristiwa budaya yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat Hindu di Bali. Festival ini merepresentasikan simbolisasi perang antara kebaikan dan kejahatan, dan menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Nyepi. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202409/image_870x580_66f1807b13b1c.jpg" length="52848" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 27 Nov 2024 09:56:30 +0800</pubDate>
        <dc:creator>karin vallerine</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>