<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; made8</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/made8</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; made8</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Sumber Air Suci Pura Galuh, Mata Air Magis Pembawa Berkat di Bali Timur</title>
        <link>https://budayabali.com/id/Sumber-Air-Suci-Pura-Galuh,-Mata-Air-Magis-Pembawa-Berkat-di-Bali-Timur</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/Sumber-Air-Suci-Pura-Galuh,-Mata-Air-Magis-Pembawa-Berkat-di-Bali-Timur</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Galuh di Desa Sengkidu, Manggis, Karangasem, merupakan pura yang unik karena menyatukan fungsi sebagai tempat persembahyangan dan tempat pengelukatan. Di dalamnya terdapat mata air suci yang dipercaya membawa berkah penyucian diri, kesehatan, serta kesejahteraan hidup. Banyak umat datang dengan tujuan berbeda, mulai dari pegawai pemerintah yang berharap kenaikan jabatan, pasangan suami istri yang memohon momongan, hingga orang yang sakit memohon kesembuhan. Selain itu, pura ini memiliki keunikan arsitektur: mereka yang selesai melukat tidak keluar melalui candi bentar, melainkan melalui pintu lorong kecil khusus sebagai simbol perjalanan baru setelah pengelukatan dan menjaga kesucian pura. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d0ef7a984f5.jpg" length="151852" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:23:48 +0800</pubDate>
        <dc:creator>made8</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Sanggar Kukuruyuk: Dedikasi I Made Taro Melestarikan Satua dan Permainan Tradisional di Era Digital</title>
        <link>https://budayabali.com/id/Sanggar-Kukuruyuk:-Dedikasi-I-Made-Taro-Melestarikan-Satua-dan-Permainan-Tradisional-di-Era-Digital</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/Sanggar-Kukuruyuk:-Dedikasi-I-Made-Taro-Melestarikan-Satua-dan-Permainan-Tradisional-di-Era-Digital</guid>
        <description><![CDATA[ Di tengah gempuran modernisasi dan digitalisasi, suara-suara kearifan leluhur seringkali teredam, bahkan nyaris hilang. Namun, di Pulau Dewata, ada seorang sosok yang dengan gigih dan penuh cinta menjaga obor tradisi tetap menyala terang: I Made Taro. Dijuluki sebagai &quot;Bapak Dongeng Bali&quot;, beliau bukan hanya seorang pendongeng biasa, melainkan seorang maestro yang mendedikasikan hidupnya untuk mengemas kembali satua (dongeng), lagu anak-anak tradisional, dan permainan tradisional Bali agar tetap lestari dan dicintai oleh generasi penerus. Kisah perjuangannya, terutama melalui pendirian Sanggar Kukuruyuk, adalah sebuah ode tentang pelestarian budaya yang inspiratif. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c2c6348e130.jpg" length="84415" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Sat, 20 Sep 2025 06:00:00 +0800</pubDate>
        <dc:creator>made8</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>