<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; MadeYohan</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/madeyohan8gmailcom</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; MadeYohan</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Jelajah Sejarah: Mengungkap Keunikan Meru Tumpang 9 Pura Jagatnatha Desa Ketewel</title>
        <link>https://budayabali.com/id/jelajah-sejarah-mengungkap-keunikan-meru-tumpang-9-pura-jagatnatha-desa-ketewel</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/jelajah-sejarah-mengungkap-keunikan-meru-tumpang-9-pura-jagatnatha-desa-ketewel</guid>
        <description><![CDATA[ Gusti Agung Maruta memimpin Ketewel dengan bijaksana dan membangun meru suci untuk kesejahteraan. Setelah kematiannya, Gusti Agung Ayun menyebabkan bencana akibat ketidaktaatan. Ida Dewa Agung Anom Karna kemudian memulihkan keadaan dengan membangun kembali meru dan melaksanakan upacara Panca Walikrama, mengembalikan kedamaian bagi masyarakat. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202411/image_870x580_67258fbca3ea7.jpg" length="126958" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 03 Apr 2025 06:05:05 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Prosesi Mepadanan Pada Karya Ngenteg Linggih</title>
        <link>https://budayabali.com/id/prosesi-mepadanan-pada-karya-ngenteg-linggih</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/prosesi-mepadanan-pada-karya-ngenteg-linggih</guid>
        <description><![CDATA[ Prosesi Mapedanan adalah tradisi dalam rangkaian Puncak Karya Ngenteg Linggih yang melambangkan pelepasan sifat buruk seperti serakah dan iri hati, dilakukan dengan merebut benda simbolis bernama Pedanan. Selain sebagai media introspeksi dan penyucian diri, tradisi ini mengajarkan nilai Dana Punia atau berbagi dengan ikhlas kepada sesama. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202412/image_870x580_67715d845e0a2.jpg" length="68942" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 05 Feb 2025 19:00:40 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Tradisi Dug&amp;Dug Mong: Ritme Mistis Warisan Desa Batuyang</title>
        <link>https://budayabali.com/id/tradisi-dug-dug-mong-ritme-mistis-warisan-desa-batuyang</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/tradisi-dug-dug-mong-ritme-mistis-warisan-desa-batuyang</guid>
        <description><![CDATA[ Dug-Dug Mong adalah tradisi tahunan di Desa Batuyang, Sukawati, Bali, yang dirayakan pada Kajeng Kliwon Sasih Kepitu. Berasal dari abad ke-11 pada masa pemerintahan Raja Jayapangus, tradisi ini diciptakan untuk melindungi desa dari bencana. Nama ini menggambarkan suara alat musik kendang (&quot;dug-dug&quot;) dan kemong (&quot;mong&quot;). Ritual yang menampilkan parade barong dan musik gamelan ini dipercaya dapat mengusir bahaya dan mempererat persatuan komunitas. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202410/image_870x580_6714a01048416.jpg" length="119382" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Tue, 12 Nov 2024 20:00:00 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Arca Durga Mahesamardini Astabuja: Kekuatan Spiritual di Pura Bukit Dharma Durga Kutri</title>
        <link>https://budayabali.com/id/arca-durga-mahesamardini-astabuja-keagungan-dan-kekuatan-spiritual-di-pura-bukit-dharma-durga-kutri</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/arca-durga-mahesamardini-astabuja-keagungan-dan-kekuatan-spiritual-di-pura-bukit-dharma-durga-kutri</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Bukit Dharma Durga Kutri menyimpan patung megah Durga Mahesamardini Astabuja, simbol kekuatan spiritual dan perlindungan. Dibuat dengan presisi, patung ini melampaui seni, menyampaikan makna filosofis mendalam melalui delapan lengan dan atribut simbolisnya. Tidak hanya menawan secara visual, tetapi juga memancarkan energi spiritual, mengundang para pemuja untuk merasakan kehadiran ilahi. Sebagai bagian integral dari ritual keagamaan pura, patung Astabuja menjadi pengingat abadi akan kebesaran spiritual, menginspirasi generasi yang mencari kedamaian dan berkah di ruang suci ini. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202311/image_870x580_6554d10085f56.jpg" length="108971" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 07 Feb 2024 13:45:27 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Menelusuri Jejak Sejarah Pura Bukit Dharma Durga Kutri di Bali</title>
        <link>https://budayabali.com/id/menelusuri-jejak-sejarah-pura-bukit-dharma-durga-kutri-di-bali</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/menelusuri-jejak-sejarah-pura-bukit-dharma-durga-kutri-di-bali</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Bukit Dharma Durga Kutri, berdiri sejak tahun 835 caka di Bali, membuka tirai sejarah yang kaya. Bermula dari masa pemerintahan Raja Sri Kesari Warmadewa, berkembang pesat di bawah pemerintahan Udayana pada abad ke-10, pura ini menjadi simbol evolusi budaya dan spiritual Bali. Dengan dukungan prasasti seperti Peguyangan dan Prangsada, terlihat bahwa pura ini memainkan peran sentral dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Persatuan simbolis antara Brahma, Wisnu, dan Siwa terwujud dalam patung Durga Mahesamardini Astabuja. Pura Bukit Dharma, dengan konsep Tri Mandala-nya, mencerminkan perpaduan harmonis antara spiritualitas dan arsitektur. Keberartian yang berkelanjutan dari pura ini tidak hanya terletak pada patung puncaknya, tetapi juga pada beragam patung di halaman utama, memberikan pandangan menarik ke masa kejayaan Bali yang megah. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202311/image_870x580_6554be6e4af3d.jpg" length="178830" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Fri, 02 Feb 2024 13:53:59 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Jelajah Virtual Pura Bukit Dharma Durga Kutri</title>
        <link>https://budayabali.com/id/jelajah-virtual-pura-bukit-dharma-durga-kutri</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/jelajah-virtual-pura-bukit-dharma-durga-kutri</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Bukit Dharma Durga Kutri menyajikan kombinasi yang memukau antara ketenangan dan keindahan. Melalui pengalaman eksplorasi virtual menggunakan Google Streetview 360, kita dapat merasakan kedamaian yang tersirat dalam setiap sudut pura ini. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202311/image_870x580_6554ed103b3da.jpg" length="163889" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 30 Nov 2023 14:38:07 +0800</pubDate>
        <dc:creator>MadeYohan</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>