<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; Rama Deva</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/rama-deva</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; Rama Deva</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Kopi di Antara Sawah: Pengalaman Ngopi Otentik di Desa Kopi Bali, Marga, Tabanan</title>
        <link>https://budayabali.com/id/kopi-di-antara-sawah-pengalaman-ngopi-otentik-di-desa-kopi-bali-marga-tabanan</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/kopi-di-antara-sawah-pengalaman-ngopi-otentik-di-desa-kopi-bali-marga-tabanan</guid>
        <description><![CDATA[ Di tengah hamparan sawah dan suasana pedesaan Marga, Tabanan, Desa Kopi Bali hadir sebagai tempat ngopi yang menawarkan pengalaman berbeda. Berdiri sejak Desember 2019, tempat ini tumbuh tanpa konsep kafe kota yang ramai. Begitu masuk ke areanya, yang terasa justru ketenangan, udara segar, dan suasana desa yang masih terjaga. Ngopi di Desa Kopi Bali bukan soal cepat-cepat menghabiskan minuman, tetapi tentang menikmati waktu. Sawah yang membentang, pepohonan di sekitar, dan suara alam menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terpisahkan dari secangkir kopi yang disajikan. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202601/image_870x580_6972382a35c64.jpg" length="133225" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Fri, 23 Jan 2026 06:04:05 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Rama Deva</dc:creator>
        <media:keywords>Desa Kopi Bali</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Pertempuran Agung Terakhir Rama Melawan Rahwana di Kerajaan Alengka</title>
        <link>https://budayabali.com/id/yuddhakanda</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/yuddhakanda</guid>
        <description><![CDATA[ Yuddha Kanda, atau Kanda Perang, adalah bagian keempat dari epik India Ramayana yang menggambarkan puncak konflik antara Rama dan raja raksasa Ravana. Setelah Sita, istri Rama, diculik oleh Ravana dan dibawa ke Lanka, Rama bersama dengan sekutunya, termasuk Hanuman dan Sugriva, bersiap untuk pertempuran besar yang akan menentukan nasib mereka dan Merebut kembali Sita. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202409/image_870x580_66e8483128c24.jpg" length="151211" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 15:00:54 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Rama Deva</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Tari Baris Cina: Warisan Akulturasi Tionghoa dalam Kehidupan Budaya Bali</title>
        <link>https://budayabali.com/id/tari-baris-cina-warisan-akulturasi-tionghoa-dalam-kehidupan-budaya-bali</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/tari-baris-cina-warisan-akulturasi-tionghoa-dalam-kehidupan-budaya-bali</guid>
        <description><![CDATA[ Tari Baris Cina merupakan salah satu varian tari Baris yang berkembang di Bali dengan pengaruh budaya Tionghoa. Tarian ini menampilkan gerak keprajuritan yang khas, dipadukan dengan busana dan properti yang berbeda dari Baris pada umumnya. Keberadaannya tidak terlepas dari proses akulturasi budaya yang terjadi dalam sejarah Bali. Hingga kini, Tari Baris Cina masih dipentaskan dalam konteks adat, upacara, dan pertunjukan budaya. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202512/image_870x580_694ac95939eba.jpg" length="90952" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 24 Dec 2025 01:09:22 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Rama Deva</dc:creator>
        <media:keywords>Tari Baris Cina</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Sanggar Taksu Yowana Bali: Perjalanan Seni Tari dari Desa Beraban ke Panggung Internasional</title>
        <link>https://budayabali.com/id/sanggar-taksu-yowana-bali-perjalanan-seni-tari-dari-desa-beraban-ke-panggung-internasional</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/sanggar-taksu-yowana-bali-perjalanan-seni-tari-dari-desa-beraban-ke-panggung-internasional</guid>
        <description><![CDATA[ Sanggar Taksu Yowana Bali hadir sebagai ruang berkumpul dan belajar bagi generasi muda di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Sejak berdiri pada 27 Desember 2015, sanggar ini menjadi tempat mengasah keterampilan menari sekaligus melestarikan seni tradisi. Aktivitasnya tidak hanya sebatas di desa, tetapi juga merambah ke tingkat nasional hingga internasional. Kiprah yang konsisten menjadikan sanggar ini sebagai salah satu wajah budaya Bali yang terus hidup. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d8a738ef972.jpg" length="133974" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 17 Dec 2025 06:12:33 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Rama Deva</dc:creator>
        <media:keywords>Taksu Yowana Bali</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Beji Golok Sebagai Patirtan Suci dan Tempat Melukat di Kediri</title>
        <link>https://budayabali.com/id/beji-golok-sebagai-patirtan-suci-dan-tempat-melukat-di-kediri</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/beji-golok-sebagai-patirtan-suci-dan-tempat-melukat-di-kediri</guid>
        <description><![CDATA[ Pura Beji Golok di Desa Buwit, Kediri, Tabanan bukan sekedar tempat ibadah, melainkan juga simbol harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Keberadaan air suci yang mengalir abadi dari goa misterius menjadi sumber kehidupan, baik sebagai media ritual melukat maupun sebagai air minum utama warga. Keyakinan masyarakat terhadap khasiat air ini, mulai dari menjaga kesehatan hingga dipercaya membawa berkah bagi bayi. Menunjukkan bahwa Beji Golok tidak hanya berperan sebagai patirtan, tetapi juga sebagai warisan budaya dan spiritual yang terus dijaga kesuciannya oleh generasi penerus. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bd3adb5cfe4.jpg" length="241154" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Fri, 07 Nov 2025 06:00:03 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Rama Deva</dc:creator>
        <media:keywords>Beji Golok</media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>