<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; Ray Simbolon</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/author/ray</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; Ray Simbolon</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Desa Siakin: Kehidupan Agraris di Tengah Hutan Kintamani</title>
        <link>https://budayabali.com/id/desa-siakin-kehidupan-agraris-di-tengah-hutan-kintamani</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/desa-siakin-kehidupan-agraris-di-tengah-hutan-kintamani</guid>
        <description><![CDATA[ Desa Siakin di kawasan Kintamani menghadirkan wajah Bali yang tenang dan bersahaja, sebuah desa yang kehidupan masyarakatnya bertumpu pada pertanian sebagai nadi sehari-hari. Di tengah udara sejuk pegunungan dan lanskap yang masih dilingkupi hijau pepohonan, warga mengelola kebun-kebun yang menjadi sumber penghidupan, mulai dari kopi hingga beragam komoditas hortikultura. Di sini, tanah bukan sekadar lahan, melainkan ruang hidup: tempat menanam, merawat, dan memanen harapan. Dari kebun labu siam, hamparan jeruk, sampai rimbunnya tanaman cabai, Desa Siakin memperlihatkan harmoni antara alam dan kerja manusia, sebuah kisah agraris yang tumbuh secara alami di tengah hutan Kintamani. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202601/image_870x580_69731f0e555d5.jpg" length="142999" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Wed, 08 Apr 2026 05:07:00 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Ray Simbolon</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Kuta Beach Skate Park: Arena Urban dan Ruang Ekspresi di Bali Selatan</title>
        <link>https://budayabali.com/id/kuta-beach-skate-park-arena-urban-dan-ruang-ekspresi-di-bali-selatan</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/kuta-beach-skate-park-arena-urban-dan-ruang-ekspresi-di-bali-selatan</guid>
        <description><![CDATA[ Di tengah hiruk-pikuk kawasan wisata Kuta, terdapat sebuah ruang publik yang menghadirkan wajah lain dari Bali, lebih urban, dinamis, dan penuh ekspresi. Kuta Beach Skate Park menjadi titik temu antara lanskap pesisir dan budaya anak muda yang tumbuh di ruang terbuka. Dengan latar laut lepas, langit senja, dan hembusan angin pantai, taman skate ini bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan ruang sosial tempat interaksi, kreativitas, dan kebersamaan terbangun secara alami. Kehadirannya memperlihatkan bagaimana kearifan lokal Bali mampu berdampingan dengan budaya urban modern tanpa kehilangan identitas ruang publik yang inklusif. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974f3ef05cb6.jpg" length="85097" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:33:13 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Ray Simbolon</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Pantai Palisan: Pesona Senja di Antara Bebatuan dan Pohon Kelapa</title>
        <link>https://budayabali.com/id/pantai-palisan-pesona-senja-di-antara-bebatuan-dan-pohon-kelapa</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/pantai-palisan-pesona-senja-di-antara-bebatuan-dan-pohon-kelapa</guid>
        <description><![CDATA[ Pantai Palisan di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, menawarkan keindahan senja yang berpadu dengan kontur bebatuan alami dan deretan pohon kelapa yang menjulang tinggi. Suasana yang tenang dan alami menjadikannya tempat ideal untuk menikmati momen sore hari. Selain keindahan alamnya, aktivitas masyarakat yang memanfaatkan batuan pantai turut menjadi bagian dari dinamika ekonomi lokal. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f7ee05e39a3.jpg" length="142263" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 05:42:02 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Ray Simbolon</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>