<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Bali Padma Bhuwana &amp; : Babad Bergambar</title>
    <link>https://budayabali.com/id/rss/category/babad-bergambar</link>
    <description>Bali Padma Bhuwana &amp; : Babad Bergambar</description>
    <dc:language>id</dc:language>
    <dc:creator></dc:creator>
    <dc:rights>Copyright @2023 budayabali.com &amp; All Rights Reserved</dc:rights>
    <item>
        <title>Babad I Gusti Ngurah Sidemen: Perjalanan Keturunan Wangsa Sidemen dan Sejarah Pengabdian Kesatria Sidemen</title>
        <link>https://budayabali.com/id/babad-i-gusti-ngurah-sidemen</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/babad-i-gusti-ngurah-sidemen</guid>
        <description><![CDATA[ Babad I Gusti Ngurah Sidemen adalah naskah babad berbahasa Jawa Kuna dengan aksara Bali yang tercatat dengan nomor Va. 3353 dalam Katalog Buku Salinan Lontar Digital UPTD Gedong Kirtya Singaraja. Babad ini berasal dari Jero Kaleran, Sidemen, Karangasem. Babad ini mengisahkan bagaimana perjalanan panjang garis keturunan yang bermula dari para leluhur, kisah Manik Angkeran dengan Naga Basukih, hingga keturunan Tulusdewa dan Ida Penataran. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, keturunan tersebut berpindah dan menetap di berbagai wilayah hingga salah satu garisnya berkembang di Sidemen melalui I Gusti Made Kacang dan I Gusti Kaler. Kisah ini terus berlanjut hingga I Gusti Ngurah Sidemen yang akhirnya gugur dalam peperangan di Bangbang Biaung. Babad ini bukan hanya catatan silsilah, tetapi juga mencerminkan bagaimana perjalanan sebuah keluarga membentuk keberadaan keluarga Sidemen dengan berbagai perjuangannya sehingga dapat meneruskan garis keturunannya dari satu generasi ke generasi. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8fdf8d247ca.jpg" length="195936" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:16:20 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Ida Ayu Putu Audrey Tara Cahyarani</dc:creator>
        <media:keywords>Sejarah Bali, Babad, Babad Bali</media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Babad Tabanan: Takdir Keturunan Arya Kenceng dalam Pusaran Tabanan dan Badung</title>
        <link>https://budayabali.com/id/babad-tabanan-takdir-keturunan-arya-kenceng-dalam-pusaran-tabanan-dan-badung</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/babad-tabanan-takdir-keturunan-arya-kenceng-dalam-pusaran-tabanan-dan-badung</guid>
        <description><![CDATA[ Babad Tabanan merupakan naskah babad bernomor Va. 3478 yang tersimpan di Gedong Kirtya, Singaraja, dan berasal dari koleksi Puri Anyar Tabanan. Naskah ini menggunakan bahasa Jawa Kuna dan ditulis oleh I Gusti Ngurah Ketut Sangka. Kisahnya menelusuri perjalanan trah Sira Arya Kenceng dari satu generasi ke generasi berikutnya hingga berkembang di wilayah Tabanan dan Badung. Perjalanan ini berlanjut melalui pemerintahan, hubungan antartokoh yang terjalin melalui perkawinan, serta penyebaran trah ke wilayah lain. Di tengah kisah, kabar duka tentang terbunuhnya salah satu keturunan memicu kemarahan Ki Gusti Agung Badung dan membawa cerita pada rangkaian kematian di tengah hubungan antarkeluarga yang telah terjalin. Kisah kemudian berlanjut hingga pergantian pemerintahan yang menjadi bagian akhir dari kisah yang termuat dalam naskah ini. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d0ba2abc6c.jpg" length="137310" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Mon, 24 Aug 2026 05:01:47 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Bunga Makayla Nasywanaya</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    <item>
        <title>Babad Gusti Celuk: Asal Usul, Perjalanan, dan Jejak Keturunan</title>
        <link>https://budayabali.com/id/babad-gusti-celuk-asal-usul-perjalanan-dan-jejak-keturunan-5499</link>
        <guid>https://budayabali.com/id/babad-gusti-celuk-asal-usul-perjalanan-dan-jejak-keturunan-5499</guid>
        <description><![CDATA[ Babad Gusti Celuk merupakan naskah babad bernomor Va. 1315/10 yang tersimpan di Gedong Kirtya, Singaraja, dan berasal dari koleksi I Ketut Kajeng, Banjar Tegal, Singaraja. Kisahnya mengikuti perjalanan Ki Gusti Celuk, keturunan Ki Gusti Kaler, yang harus meninggalkan Gelgel dan kemudian menapaki perjalanan panjang yang membawa keluarganya ke berbagai wilayah di Bali hingga Lombok. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, cerita dipenuhi perpindahan, perkawinan antarkeluarga bangsawan, konflik, serta terbentuknya berbagai cabang keturunan Gusti Celuk. Babad ini bukan sekadar silsilah, melainkan kisah tentang perjalanan sebuah keluarga yang terus bertahan, berkembang, dan meninggalkan jejak di berbagai wilayah. ]]></description>
        <enclosure url="http://budayabali.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a85cb3633f64.jpg" length="168746" type="image/jpeg"/>
        <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 19:25:47 +0800</pubDate>
        <dc:creator>Dhika Pradana</dc:creator>
        <media:keywords></media:keywords>
    </item>
    </channel>
</rss>