Jukut Undis : Hidangan dari Kacang Gude Berpadu dengan Sambal Mbe Khas Bali
Warisan kuliner Bali memang selalu berhasil memikat selera dengan racikan sederhana namun dapat memanjakan lidah. Salah satunya adalah Jukut Undis, sajian berbahan kacang gude yang direbus bersama bumbu Sambal Mbe. Perpaduan ini menghasilkan hidangan berkuah dengan cita rasa gurih, pedas, namun ringan, sangat cocok disajikan dengan nasi putih hangat. Ingin tahu lebih dalam mengenai jukut undis? cari tahu lebih lanjut yuk!
Undis, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai kacang Gude, adalah sejenis kacang berwarna hitam keunguan, mirip seperti kedelai hitam. Kacang ini banyak ditemukan di pulau Jawa, Sumatra, dan Bali. Di Bali sendiri, lebih tepatnya di Buleleng, kacang ini diolah menjadi makanan berkuah seperti sup yang bernama Jukut Undis. Jukut Undis sangat digemari karena cita rasa yang gurih nikmat, namun tetap kaya akan gizi dan tentunya berprotein tinggi. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai hidangan sehari-hari atau dalam acara keluarga masyarakat Buleleng.
Bahan Membuat Jukut Undis (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)
Dalam pembuatannya, Jukut Undis sebenarnya bisa dikreasikan dengan beragam bumbu khas Bali, misalnya menggunakan suna cekuh (kunyit dan kencur) atau rempah-rempah lainnya yang umum dipakai dalam masakan tradisional. Namun, di daerah Buleleng, hidangan ini justru memiliki ciri khas tersendiri karena kacang gude direbus bersama Sambal Mbe ( Sambal Goreng Khas Bali). Bahan yang diperlukan untuk membuat Hidangan ini yaitu :
- Kacang Undis : 250 gram
- Bawang Merah : 6 Siung
- Bawang Putih : 6 Siung
- Cabai : Sesuai Selera ( saya memakai 6 buah )
- Daun Salam : Beberapa Helai
- Batang Serai : 2 Batang
- Kencur : 1 Ruas
- Terasi : 1 Sendok teh ( atau secukupnya )
- Garam : Menyesuaikan
- Penyedap (Opsional)
- Minyak Kelapa (boleh diganti minyak goreng jika tidak ada)
Proses Menumis Bumbu (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)
Dalam pembuatannya, Jukut Undis memiliki beberapa tahapan, seperti merebus, dan menumis, berikut adalah langkah-langkah dalam membuat Jukut Undis :
1. Cuci bersih kacang undis dan bahan lainnya sampai kotorannya hilang, jika menggunakan kacang Undis kering, bisa di rendam dulu beberapa jam.
2. Iris tipis bawang merah, bawang putih, cabai, untuk kencur boleh di geprek saja atau di iris.
3. Siapkan panci berisi air mendidih 800ml-1liter kemudian masukkan kacang Undis yang sudah bersih, tambahkan daun Salam, dan batang Serai yang sudah di geprek, lalu rebus 10 menit
4. Selagi menunggu kacang Undis nya, kita siapkan untuk sambal Mbe nya, siapkan teflon berisi minyak kelapa, nyalakan kompor dengan api sedang, setelah panas, masukkan bawang merah kemudian tumis sampai sedikit kecoklatan, setelah itu masukkan bawang putih, cabai, kencur, tumis lagi sampai harum dan hampir matang, kemudian masukkan terasi lalu tumis sebentar.
Proses Mencampur Bumbu Kedalam Rebusan Undis (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)
5. Setelah 10 menit, masukkan sambal Mbe tadi kedalam rebusan kacang Undisnya, lalu tambahkan garam, dan penyedap (opsional), lalu rebus
Kembali selama 15-20 menit atau sampai kacang Undisnya empuk dan
Matang
6. Sajikan dengan nasi hangat, dan lauk favorit anda, di Buleleng, hidangan ini biasanya disajikan dengan Sudang Lepet, yaitu semacam ikan laut yang dikeringkan.
Hidangan Jukut Undis (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)
Lebih dari sekedar hidangan, Jukut Undis merupakan warisan kearifan lokal masyarakat Bali dalam memanfaatkan hasil alam dengan bijaksana. Hidangan ini menggambarkan bagaimana bahan-bahan sederhana dapat diolah menjadi makanan bergizi tinggi, kaya protein nabati, dan kaya akan cita rasa.
Dengan segala keunikannya, Jukut Undis patut terus diperkenalkan dan dilestarikan, baik di dalam negeri maupun ke mancanegara. Keterlibatan generasi muda menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi kuliner ini. Melalui berbagai kegiatan seperti festival kuliner, hingga mengenalkannya di media sosial, Jukut Undis berpotensi menjadi ikon kuliner Nusantara yang mampu memperkenalkan kekayaan rasa, nilai budaya, serta kearifan lokal Bali kepada dunia.