Menyingkap Keindahan Desa Adat Nyuh Kuning: Eksplorasi Tradisi dan Keunikan Awig-Awignya

Nyuh Kuning Village di Ubud, Bali, menawarkan pengalaman wisata yang menakjubkan dengan keindahan alam dan kekayaan budaya Bali yang autentik. Desa ini memberikan alternatif yang menarik dari keramaian pariwisata modern, dengan suasana pedesaan yang masih asri dan nyaman. Wisatawan dapat menikmati pertunjukan seni tari tradisional, trekking ringan dengan sepeda kayuh, serta menginap di akomodasi seperti The Ubud Village Resort yang memberikan suasana alam yang tenang. Nyuh Kuning Village juga menyediakan berbagai layanan, termasuk spa, laundry, serta penyewaan sepeda motor dan mobil, menjadikannya destinasi ideal bagi mereka yang mencari pengalaman yang berbeda di Bali.

Jul 11, 2026 - 05:05
Jul 10, 2026 - 21:35
Menyingkap Keindahan Desa Adat Nyuh Kuning: Eksplorasi Tradisi dan Keunikan Awig-Awignya
Pemungkiman Desa Nyuh Kuning (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

Wisata di Bali sebagian besar terpusat di sepanjang pesisir, namun keelokan pulau ini tak hanya terbatas pada pantai-pantai terkenal seperti Kuta, Tanjung Benoa, atau Jimbaran. Kawasan pedesaan juga menyajikan alternatif menarik untuk bersantai atau berjalan-jalan di Bali selama liburan. Salah satu contohnya adalah Desa Nyuh Kuning di sekitar Ubud, sebuah destinasi wisata yang mempersembahkan keindahan alam dan kekayaan budaya Bali dengan intensitas yang semakin langka. Dikenal sebagai Nyuh Kuning Village, desa ini seringkali dijuluki oleh turis asing.

Pemungkiman Desa Nyuh Kuning (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

Desa Nyuh Kuning menawarkan nuansa alam Bali yang mempertahankan keaslian pedesaan, melarikan diri dari modernitas pariwisata. Bagi mereka yang telah terbiasa dengan keramaian Kuta, kehidupan malam yang gemerlap, dan lalu lintas yang padat, mengunjungi Nyuh Kuning Village akan memberikan pengalaman yang berbeda, jauh dari sentuhan modernisasi. Desa wisata ini melengkapi daya tarik Ubud dengan keindahan alam, budaya, dan seni. Pengaturan ruangnya mencerminkan konsep Tri Hita Karana, yang menekankan harmoni hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan, menciptakan lingkungan yang nyaman.

Berjalan-jalan di Bali tidak hanya sebatas menjelajahi wilayah selatan, melainkan Ubud menawarkan pengalaman istimewa bagi mereka yang ingin merasakan kekayaan budaya, seni lokal, dan panorama alam yang membuat mereka betah berlama-lama. Berbeda dengan suasana kota atau Kuta yang dikenal dengan kehidupan malam yang ramai, Ubud menawarkan berbagai pertunjukan seni tari seperti Barong, Kecak, Legong, dan Ballet Ramayana. Nyuh Kuning Village juga menjadi tempat menyaksikan pertunjukan seni tari tradisional Bali di salah satu restoran setempat.

Bagi yang menginginkan pengalaman yang lebih autentik, Nyuh Kuning Village merupakan pilihan yang sempurna. Selain menikmati keindahan alamnya, wisatawan bisa menyewa sepeda untuk menikmati trekking ringan menyusuri desa, pematang sawah, dan kehijauan alam yang bebas dari polusi. Malamnya, pengunjung dapat menginap di beberapa akomodasi seperti The Ubud Village Resort, Ubud Wana Resort, Alam Shanti, dan Villa Sonia, yang menyediakan suasana alam pedesaan yang tenang dan indah.

Pemungkiman Desa Nyuh Kuning (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

Nyuh Kuning Village terletak di belakang Monkey Forest Ubud yang dikenal dengan ratusan kera yang mendiami hutan tersebut. Berkunjung ke desa ini memberikan kesempatan untuk melihat kera beraktivitas, dengan jalan kecil yang menghubungkan Nyuh Kuning Village dengan Monkey Forest Ubud. Desa ini, yang dikembangkan sebagai destinasi wisata, menawarkan opsi menginap di rumah penduduk dengan harga lebih terjangkau dibandingkan resort atau hotel. Ini memungkinkan wisatawan untuk lebih dekat dengan kehidupan lokal, memahami budaya dan tradisi setempat, dengan tuan rumah yang ramah siap menjadi pemandu selama kunjungan di Nyuh Kuning Village.

Selain sektor akomodasi dan restoran, sejumlah layanan lain seperti laundry, spa, tur wisata, serta sewa sepeda motor dan mobil juga tersedia untuk melengkapi kebutuhan liburan di Nyuh Kuning Village. Dengan jarak sekitar 45 menit berkendara dari Denpasar, berbagai objek wisata di kawasan Ubud seperti Monkey Forest, Bukit Campuhan, pasar dan puri Ubud, Pura Saraswati, serta museum seni lukis seperti museum Arma, Neka, dan Antonio Blanco dapat dengan mudah diakses.