Usaba Kadulu Gede Desa Adat Bugbug

Usaba Kadulu Gede adalah sebuah upacara adat besar yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Adat Bugbug, Karangasem, Bali. Upacara ini merupakan bentuk persembahyangan, persembahan banten, dan prosesi sakral untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Jun 8, 2026 - 01:30
Jun 8, 2026 - 01:04
Usaba Kadulu Gede Desa Adat Bugbug
Gapura Pura Bukit Gumang (Sumber: Koleksi Pribadi)

Usaba Kadulu Gede ini digelar sekali dalam dua tahun di Pura Gumang dengan melibatkan seluruh krama desa, pemangku, serta umat Hindu yang tangkil. Tujuan utama dari Usaba Kadulu Gede adalah untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, dan kesuburan alam bagi masyarakat, sekaligus menjaga keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana. Prosesi ini dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan melalui berbagai rangkaian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Rangkaian Usaba Kadulu Gede berlangsung selama tiga hari dengan prosesi yang teratur dan penuh makna.

Iring-iringan jempana Ida Bhatara  (Sumber: Koleksi Pribadi)

Hari pertama upacara diawali dengan iring-iringan jempana Ida Bhatara dari lima desa, yaitu Bugbug, Bebandem, Jasri, Ngis, dan Datah menuju Pura Gumang. Setibanya di pura, jempana diarak mengelilingi pura sebanyak tiga kali sebelum akhirnya disthanakan (dilinggihkan) pada palinggihan jempana yang disediakan. Selanjutnya ditampilkan tarian sakral Wali Rejang dan Papendetan, lalu seluruh krama desa melaksanakan persembahyangan bersama.

Tarian Wali Rejang  (Sumber: Koleksi Pribadi)

Hari kedua pada pagi hingga siang hari, dilaksanakan iring-iringan jempana Ida Bhatara dari Pura Gumang menuju Pura Bale Agung Desa Bugbug. Sesampai di area depan pura bale agung, dilaksanakan prosesi Mabyasa, yaitu mengarak jempana sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa. Setelah jempana dilinggihkan, rangkaian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh warga.

Prosesi Mabyasa  (Sumber: Koleksi Pribadi)

Hari ketiga rangkaian upacara ditutup dengan persembahyangan bersama di Pura Bale Agung Desa Bugbug. Setelah itu, dilaksanakan iring-iringan jempana Ida Bhatara dari Desa Bebandem, Jasri, Ngis, dan Datah untuk kembali ke desa masing-masing. Sementara jempana Ida Bhatara dari Desa Bugbug tidak ikut kembali karena memang upacara dipusatkan di desa tersebut. Krama Bugbug hanya mengantar jempana hingga perbatasan desa sebagai bentuk penghormatan.

Pura Bale Agung Desa Adat Bugbug  (Sumber: Koleksi Pribadi)

Melalui seluruh prosesi Usaba Kadulu Gede, masyarakat Desa Adat Bugbug tidak hanya mempersembahkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga mempererat kebersamaan, meneguhkan rasa gotong royong, serta melestarikan tradisi leluhur. Upacara ini menjadi simbol penting keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.