Di Balik Kesucian Beji Indrakila: Menyusuri Tradisi Pengambilan Tirta dalam Laku Spiritual Masyarakat Desa Buahan, Payangan

Beji Indrakila yang berada di wilayah Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, merupakan salah satu tempat suci yang memiliki daya tarik spiritual tersendiri bagi umat Hindu Bali. Letaknya yang jauh dari hiruk pikuk permukiman menjadikan beji ini suasananya tenang dan sakral, sehingga kerap digunakan sebagai tempat penyucian diri secara lahir dan batin.

Jul 2, 2026 - 06:36
Jul 2, 2026 - 09:29
Di Balik Kesucian Beji Indrakila: Menyusuri Tradisi Pengambilan Tirta dalam Laku Spiritual Masyarakat Desa Buahan, Payangan
Beji Indrakila (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)

Meskipun berada di lokasi yang cukup tersembunyi, Beji Indrakila dikenal luas oleh masyarakat, tidak hanya dari Desa Buahan, tetapi juga dari luar wilayah Payangan. Banyak umat Hindu datang ke beji ini untuk melakukan panglukatan dengan tujuan membersihkan diri dari pengaruh negatif serta memohon kelancaran dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Beji ini juga dikenal di kalangan pelajar dan mahasiswa yang datang untuk memohon berkah menjelang ujian, baik ujian akademik maupun penyusunan skripsi.

Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat, Beji Indrakila telah ada sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun. Namun demikian, hingga kini belum ditemukan catatan tertulis mengenai sejarah awal berdirinya beji tersebut. Para panglingsir yang mengetahui secara langsung asal-usul Beji Indrakila pun telah meninggal dunia, sehingga sejarahnya lebih banyak bersumber dari tradisi lisan masyarakat. Meski demikian, keberadaan beji ini telah dikenal sejak generasi terdahulu dan tetap dimuliakan hingga saat ini.

Area pelinggih dan lingkungan Beji Indrakila (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)

Keunikan Beji Indrakila terletak pada tidak adanya piodalan khusus seperti pura pada umumnya. Beji ini merupakan bagian dari rangkaian ritual yang berkaitan dengan Pura Sukaluwih, yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi beji. Dalam rangkaian upacara di Pura Sukaluwih, Beji Indrakila memiliki peran penting sebagai tempat pengambilan tirta suci.

Selain digunakan sebagai tempat panglukatan, Beji Indrakila juga difungsikan sebagai lokasi melasti dalam rangkaian upacara keagamaan. Walaupun letaknya berada di atas aliran Sungai Ayung dengan medan yang cukup menantang, hal tersebut tidak mengurangi minat umat untuk datang. Banyak masyarakat dari luar desa tetap nangkil ke Beji Indrakila untuk memohon tirta suci karena dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang tinggi.

Umat Hindu melaksanakan ritual panglukatan dan persembahyangan di Beji Indrakila (Sumber Foto: Koleksi Pribadi)

Hingga kini, Beji Indrakila tetap dijaga kesuciannya oleh krama Desa Buahan sebagai warisan spiritual leluhur. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyucian diri, tetapi juga sebagai simbol keyakinan, harapan, dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan dalam kehidupan masyarakat Hindu di Payangan.