Museum Patung Garuda: Awal Mula Dikenalnya Keindahan dan Keagungan Patung Garuda

Kerajinan Patung Garuda telah menjadi nilai seni yang diteruskan dari generasi ke generasi. Namun, seiring berjalanannya waktu, semakin sedikit yang dapat meneruskan dan melestarikan seni pahatan Patung Garuda. Demi mencegah hilangnya kerajinan seni patung garuda, dibuatlah sebuah Museum Patung Garuda yang berisi berbagai macam pahatan patung sebagai simbol eksistensi patung garuda. Museum Patung Garuda menjadi tempat bersejarah dan penuh kisah yang dimiliki oleh I Made Ada.

Feb 18, 2026 - 06:44
Feb 18, 2026 - 12:08
Museum Patung Garuda: Awal Mula Dikenalnya Keindahan dan Keagungan Patung Garuda
Museum Ada Garuda (Sumber: Koleksi Pribadi)

Museum Ada Garuda terletak di Jalan Pakudui, Banjar Kedisan, Tegallalang, Gianyar. Saat ini Museum Ada Garuda dikelola oleh Ni Luh Putu Intan dan telah berdiri serta diresmikan sekitar tahun 2002. Museum Patung Garuda dibuat sendiri oleh I Made Ada, ayah dari Ni Luh Putu Intan dengan harapan kesenian Patung Garuda tidak hilang dan tetap terjaga kelestarian dan nilai-nilai estetikanya.

Pada awalnya, karya seni patung Garuda sudah berjalan sejak kakek moyang menciptakan pahatan Patung Garuda itu sendiri dengan tujuan sebagai dekorasi-dekorasi di perumahan bali ataupun di pura-pura. Kemudian ketika mencapai era I Made Ada, Beliau menciptakan seni pahatan patung Garuda dengan ukuran yang lebih besar sehingga dapat menjadi dekorasi untuk area kantor dan perhotelan.

I Made Ada (Sumber: Koleksi Pribadi)

I Made Ada sebelumnya masih tidak memiliki niatan untuk membangun sebuah Museum Patung Garuda. Namun setelah beliau memperhitungkan mengenai generasi berikutnya yang diragukan apakah akan menggeluti dan meneruskan karya seni pahatan patung garuda. I Made Ada akhirnya memutuskan untuk menciptakan sebuah museum Patung Garuda, dengan harapan bahwa seni pahatan patung garuda dapat diteruskan dari generasi ke generasi. Beliau juga merupakan alasan dibalik terkenalnya patung garuda di hadapan dunia, I Made Ada mendemonstrasikan seni patung garuda di seluruh dunia melalui undangan-undangan tamu luar negeri.

Terdapat hampir 90% patung yang terletak di Museum Patung Garuda diciptakan oleh I Made Ada dengan bantuan beberapa karyawan beliau. I Made Ada membuat 90% desain karya patung garuda dan diteruskan kepada karyawan-karyawan beliau untuk menciptakan karya seni patung garuda yang dikenal hingga sekarang. 

Dalam pembuatan karya seni patung garuda, I Made Ada menggunakan berbagai jenis kayu yang kokoh dan tentunya tahan lama. Kayu-kayu tersebut seperti kayu kamboja atau yang sering dikenal dengan kayu jepun, kayu suar, kayu jati, dan kayu nangka sebagai bahan utama dalam pembuatan seni kayu patung garuda tersebut. Semakin lama umur kayu yang digunakan sebagai bahan, maka karya seni patung garuda tersebut akan menjadi lebih awet dan jarang termakan oleh rayap dibandingkan dengan patung garuda yang menggunakan bahan kayu yang lebih muda. Beberapa patung juga dibuat terpisah dengan tujuan untuk mempermudah packing dan pengiriman apabila ada tamu yang ingin membeli patung yang tersedia.

Patung Garuda Mahakarya I Made Ada (Sumber: Koleksi Pribadi)

Salah satu karya terbaik I Made Ada adalah patung dari kayu Nangka yang menceritakan kisah Ramayana ketika Rahwana hendak menculik Sinta dan diselamatkan oleh Garuda.  Proses pembuatan mahakarya milik I Made Ada memerlukan waktu sekitar 1 tahun untuk setiap patungnya. Waktu tersebut sudah termasuk dengan adanya jeda dikarenakan upacara yang harus dilaksnakan, serta bergantung pada kualitas kayu yang siap untuk dibuat.

Terdapat beberapa patung buatan I Made Ada yang diwarna dikarenakan untuk menutup kayu yang memiliki kualitas lebih rendah dibandingkan kualitas kayu yang dipahat tanpa diberi warna. Terkadang pahatan kayu diberi warna dengan tujuan sebagai perbandingan antara kualitas patung yang lebih baik, patung yang diberi warna atau pahatan patung tanpa diberi warna.

Museum Patung Garuda telah dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara. Seluruh tamu yang datang ke Museum garuda terkagum-kagum akan ketekunan dan ideologi yang dimiliki oleh I Made Ada dalam pembuatan seni patung garudanya. Bahkan, disebutkan oleh Ni luh Putu Intan bahwa terdapat tamu yang hendak membeli salah satu karya seni milik I Made Ada, namun beliau menolak dikarenakan beliau memang tidak ingin menjual salah satu mahakaryanya tersebut.

Penghargaan yang Dimiliki I Made Ada (Sumber: koleksi Pribadi)

I Made Ada menjadi peranan penting karya seni pahatan patung garuda bisa menjadi terkenal seperti sekarang, beliau mendapat penghargaan dan undangan ke luar negeri untuk menunjukkan kepada dunia mengenai karya seni patung garudanya. Apabila ingin mengetahui keindahan patung garuda milik I Made Ada, silahkan untuk mengunjungi Museum Patung Garuda I Made Ada. Museum Ada Garuda dibuka setiap hari, dimulai dari pukul 07.30 WITA hingga pukul 16.00 WITA.