Pura Dalem Susunan Wadon: Jejak Spiritual Dang Hyang Nirartha di Pulau Serangan

Pura Dalem Susunan Wadon di Desa Adat Serangan, Bali, merupakan tempat suci dengan luas area sekitar 400 m². Menghadirkan kekayaan spiritual dengan kisah perjalanan Dang Hyang Nirartha. Pendiri Pura Dalem Sakenan ini membangun Pura Susunan Wadon sebagai penghormatan kepada Bhatari Durga, menciptakan tempat suci yang memancarkan kedamaian dan keagungan spiritual.

Feb 10, 2026 - 06:04
Feb 9, 2026 - 20:09
Pura Dalem Susunan Wadon: Jejak Spiritual Dang Hyang Nirartha di Pulau Serangan

Pura Dalem Susunan Wadon (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

 

Pura Dalem Susunan Wadon, sebuah tempat suci yang penuh dengan sejarah dan kekayaan spiritual, memperkaya perjalanan rohaniah di Pulau Serangan, Bali. Terletak di Jl. TK. Ngenjung No. 19, Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pura ini menawarkan pengalaman mistis yang tak terlupakan bagi para pengunjung yang tertarik dengan warisan budaya dan spiritualitas Bali.

 

Dengan luas area sekitar 400 m² dan bangunan mencapai 12 m², Pura Dalem Susunan Wadon menjadi saksi bisu dari gemerlap Kerajaan Mengwi pada abad ke-XVI hingga XVII Masehi. Nama "Wadon" yang berarti perempuan dalam bahasa Jawa memberikan nuansa unik pada tempat ibadah ini, menandai kehadiran kekuatan spiritual perempuan yang dihormati.

 

Utama Mandala (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

 

Terletak hanya sekitar 1 km dari Pura Sakenan, Pura Dalem Susunan Wadon memiliki keterkaitan erat dengan tempat suci tersebut. Menurut Jero Mangku Nengah Sudira, pemangku pura, perwujudan yang disucikan di Pura Susunan Wadon adalah Ida Bhatari Istri, pasangan dari Ida Bhatara Lanang yang bersthana di Pura Dalem Sakenan.

 

Cerita legendaris menyebutkan bahwa Ida Bhatari Istri marah kepada Ida Bhatara Lanang Dalem Sakenan dan memutuskan untuk tidak bertemu lagi. Hal ini menjadi dasar mengapa candi prasada linggih Ida Bhatara Lanang Dalem Sakenan menghadap ke barat, sedangkan candi prasada linggih Ida Bhatari Istri Susunan Wadon menghadap ke timur.

 

Terdapat juga sebuah pelinggih yang berbalut serba hijau. Dasar pelinggih dijaga oleh patung buaya. Menurut Mangku Dalem Sakenan, yang bersthana pada pelinggih itu adalah “Ratu Ayu Manik Macorong Dane Gusti Blembong.” Nama inilah yang dikaitkan dengan Dewi Penguasa Laut Selatan (Ratu Kidul). Mangku Tamat menuturkan, bahwa cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul sering terdengar di tempat ini. Namun, hanya sebatas ”anjangsana” karena tidak ada situsnya, artinya beliau tidak diperdewakan.

 

Pelinggih Ratu Kidul (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

 

Pura Susunan Wadon juga memiliki kisah yang terkait dengan perjalanan Dang Hyang Nirartha. Setelah membangun Pura Dalem Sakenan di Pulau Serangan, perjalanan spiritualnya berlanjut ke arah timur, menemukan tempat suci sebagai sthana Bhatari Durga. Bhatari Durga memberikan petunjuk untuk mencapai moksa, dan Dang Hyang Nirartha membangun Pura Susunan Wadon sebagai penghormatan kepada kekuatan spiritual Bhatari Durga.

 

Pura Susunan Wadon terbagi menjadi tiga halaman: halaman dalam (utama mandala), halaman tengah (madya mandala), dan halaman luar (nista mandala). Setiap halaman dibatasi oleh tembok keliling yang terbuat dari batu gamping. Berbagai bangunan, arca, dan palinggih tersebar di dalamnya, menciptakan atmosfer yang penuh dengan kedamaian dan keagungan spiritual.

 

Widya Mandala (Sumber Photo: Koleksi Redaksi)

 

Piodalan di Pura Susunan Wadon dilaksanakan setiap 210 hari, pada hari Redite (Minggu) Umanis, Wuku Kuningan. Pura ini termasuk dalam kategori Dang Kahyangan dan berfungsi sebagai tempat pemujaan untuk menghormati jasa-jasa seorang pendeta guru suci seperti Mpu Kuturan dan Danghyang Nirartha.

 

Saati ini, Pura Susunan Wadon dikelola, dirawat, dan dijaga oleh warga Desa Pekraman Serangan. Keberadaan area parkir yang luas di sekitar pura memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang datang, tidak perlu khawatir dan bingung saat akan memarkir kendaraan.

 

Bagi para wisatawan, khususnya yang tertarik dengan warisan budaya dan spiritualitas, Pura Dalem Susunan Wadon menjadi destinasi yang menggoda. Dengan kekayaan sejarah, keterkaitan dengan Pura Sakenan, dan jejak spiritual Dang Hyang Nirartha, pura ini bukan hanya sekadar tempat ibadah tetapi juga sebuah perjalanan melintasi waktu dan kepercayaan. Saat menginjakkan kaki di Pura Dalem Susunan Wadon, merasakan suasana teduh dan khusyuk dalam bersembahyang, akan membawa pengalaman mistis yang tak terlupakan di Pulau Serangan, Bali.