Parasali: Inovasi Pembelajaran Aksara, Bahasa, dan Sastra Bali lewat Game Edukasi, Kenapa Tidak?
Di tengah kemajuan teknologi digital yang kian pesat, banyak aspek budaya lokal perlahan memudar dari perhatian generasi muda. Salah satunya adalah aksara, bahasa, dan sastra Bali—warisan budaya yang kaya namun semakin jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menyadari hal ini, sekelompok peneliti dan pengembang dari Bali menghadirkan solusi cerdas dan kreatif: sebuah aplikasi game edukasi bernama Parasali.
Aksara Bali adalah bagian penting dari identitas masyarakat Bali. Namun, dalam praktiknya, penggunaan aksara ini kini terbatas di lingkungan adat, keagamaan, atau seremonial. Di dunia pendidikan, pembelajaran aksara Bali memang sudah ada, namun penyampaiannya kerap dianggap kurang menarik—terkesan kaku, tekstual, dan tidak sesuai dengan gaya belajar anak muda masa kini. Banyak anak muda bahkan tidak bisa membaca ataupun menulis dalam aksara Bali.
Menanggapi tantangan tersebut, tim pengembang Parasali melihat peluang untuk menggabungkan teknologi game dan pembelajaran budaya lokal. Berbekal pendekatan "edutainment"—pendidikan lewat hiburan—Parasali ingin membuat proses belajar aksara Bali menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan kebiasaan anak muda masa kini.
Eksistensi Aksara Bali di Masa Kini
Parasali merupakan singkatan dari "Paplajahan Aksara, Bahasa, lan Sastra Bali", yang artinya media pembelajaran baru berbasis digital dalam bentuk website yang mendukung edukasi dan revitalisasi bahasa dan sastra Bali melalui pembelajaran interaktif dua arah. Bentuk website ini dipilih untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan akses kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelajar dari berbagai perangkat yang dimiliki hanya dengan mengunjungi alamat web melalui browser, selama terhubung dengan internet. Fitur-fitur yang ada di Parasali memberikan akses bagi pengguna untuk melatih empat keterampilan dasar berbahasa yang meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan elemen permainan kolaboratif untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Elaborasi antara media edukasi dan rekreasi merupakan cerminan utama dari situs ini. Muatan materi dalam game ini disusun berdasarkan literatur otoritatif yang berkerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Bali, untuk memastikan keakuratan budaya dan linguistik.
Tampilan Fitur Satua Bali pada Parasali yang menerapkan 3 Bahasa
Kebaruan dan keunikan utama dari Parasali adalah fitur lirik lagu dalam tiga bahasa: Bahasa Bali (aksara Bali dan aksara Latin) dan Bahasa Indonesia. Fitur Gegendingan mengasah kemampuan mendengar dan membaca bahasa Bali serta penyerapan kosakata, sementara terjemahan lirik ke dalam bahasa Indonesia membantu pemahaman pengguna. Fitur lain seperti Satua Bali juga menggunakan kedua bahasa tersebut. Selain itu, yang membedakan Parasali dengan aplikasi lain yang sudah ada adalah Parasali menyediakan fitur belajar aksara, bahasa, dan sastra Bali dalam satu platform, sedangkan aplikasi serupa hanya membahas salah satu dari topik tersebut.
Parasali menyuguhkan tiga fokus utama:
- Aksara Bali: Pemain belajar mengenal, membaca, dan menulis aksara Bali melalui permainan interaktif.
- Bahasa Bali: Pengguna dikenalkan dengan kosakata dan struktur kalimat dalam bahasa Bali, disesuaikan dengan konteks keseharian.
- Sastra Bali: Pemain diajak mengeksplorasi kekayaan sastra Bali melalui cerita, puisi, dan peribahasa yang dikemas dalam bentuk pembelajaran interaktif.
Parasali tidak hanya menampilkan konten ajar, tetapi dikemas dalam bentuk permainan edukatif. Salah satu fitur andalannya adalah “Maplalianan”, di mana pemain diajak bermain sambil menjawab pertanyaan seputar aksara Bali. Tidak hanya itu, pengguna juga disajikan fitur lainnya, yaitu:
-
Malajah Aksara (Belajar Aksara)
Tampilan Fitur Malajah Aksara pada Parasali
Malajah Aksara Bali menyediakan lima pilihan pembelajaran aksara Bali dasar, dengan dukungan audio untuk instruksi pengucapan dan visual untuk menunjukkan bagaimana aksara tersebut ditulis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menulis aksara Bali secara konvensional, memberikan contoh penggunaan aksara dalam kosakata sebagai referensi.
-
Maplalianan (Bermain)
Tampilan Fitur Maplalianan pada Parasali
Fitur Maplalian dari Parasali menyediakan pembelajaran bahasa dan aksara Bali melalui tiga permainan: Kartu Aksara, Tebag Aksara, dan Terjemah Aksara. Kartu Aksara melatih daya ingat dengan memasangkan aksara secara acak, Tebag Aksara menguji ketepatan dengan menebak nama aksara dari empat pilihan, dan Terjemah Aksara meminta pengguna untuk menerjemahkan kalimat dengan tiga tingkat kesulitan. Fitur ini membuat pembelajaran menjadi lebih kreatif, menarik dan efektif.
-
Nyurat Aksara (Menulis Aksara)