Ritual Penyembuhan di Pura Beji Mumbul: Mengharmoniskan Diri dengan Alam

Pura Beji Mumbul di Bali adalah tempat sakral yang menawarkan ritual penyembuhan mendalam untuk menyeimbangkan tubuh dan jiwa. Menggabungkan elemen alam seperti air suci dari mata air beji, doa-doa kuno, dan meditasi, ritual ini bertujuan membawa kedamaian batin dan pemulihan energi. Terletak di tengah hutan yang tenang, pura ini menjadi tempat ideal bagi mereka yang mencari ketenangan dan keseimbangan. Dipandu oleh pendeta yang berpengalaman, pengunjung dapat merasakan kedamaian serta keterhubungan dengan alam dan energi suci.

Feb 22, 2025 - 08:13
Jan 9, 2025 - 22:35
Ritual Penyembuhan di Pura Beji Mumbul: Mengharmoniskan Diri dengan Alam
Pura Beji Mumbul Desa Dukuh, Tabanan (Sumber: Koleksi Pribadi)

Pura merupakan tempat suci bagi Agama Hindu dalam melakukan persembahyangan, ritual keagamaan maupun untuk melakukan penglukatan atau penyucian diri. Setiap pura yang ada di Bali memiliki unsur sejarah dan spiritual yang harus dijaga, dirawat dan dilestarikan bagi generasi penerus di Bali agar tidak hilang dan punah di telan jaman.

Kali ini saya akan membahas tentang Pura Beji Mumbul yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Pura ini merupakan pura yang memiliki keindahan alam dan tempat untuk melakukan penglukatan bagi masyarakat yang terkena penyakit magis seperti terkena sihir ilmu hitam yang terdiri dari santet, guna-guna, dan penyakit ilmu hitam lainnya. Dan pura ini sering dikunjungi pada hari raya purnama maupun tilem.

Untuk menuju ke Pura Beji Mumbul di Tabanan ini memerlukan waktu sekitar 1 jam 21 menit menggunakan sepeda motor ketika berangkat dari Jimbaran, dan waktu tempuh bisa berbeda tergantung dari lokasi tempat tinggal dan kondisi lalu lintas di jalan. Biasanya di daerah Badung seperti Jimbaran dan daerah Denpasar seperti Imam Bonjol sering terjadi kemacetan, sehingga waktu untuk mencapai lokasi Pura Beji Mumbul di Tabanan bisa mencapai 2 jam atau di atasnya. Namun sebaliknya, jika tinggal di daerah desa Delod Peken maupun Dauh Peken, memakan waktu sekitar 10 sampai 20 menit.

Ketika ingin mengunjungi Pura Beji Mumbul ini sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua seperti sepeda motor, karena akses jalan menuju pura ini terbilang cukup sempit, mengingat jalanan ini berada di pedesaan, sehingga kendaraan roda empat seperti truk, bus, maupun mobil tidak bisa masuk ke pura ini. Ditambah dengan kondisi hujan di Desa Dukuh, membuat pengendara motor harus lebih hati-hati ketika ingin mengunjungi pura ini.

Akses Jalan ke Pura Beji Mumbul Tabanan (Sumber: Koleksi Pribadi)

Ketika sampai di Pura Beji Mumbul Tabanan, anda disambut dengan pemandangan alam yang indah dengan suara air yang mengalir dari pepohonan. Selain itu, ada anak tangga yang terdapat di Pura Beji Mumbul yang digunakan sebagai akses masuk ke dalam pura. Namun, ketika menuruni anak tangga ini, sebaiiknya jangan mengambil di sebelah pinggir anak tangga di dekat besi, karena terdapat beberapa lumut yang tumbuh di pinggir anak tangga yang membuat licin.

Adanya Tangga Sebagai Akses Masuk Ke Dalam Pura Beji Mumbul Tabanan (Sumber: Koleksi Pribadi)

Ketika sudah berada di dalam pura, anda bisa melihat pura Beji Mumbul Tabanan dengan mata air yang biasa digunakan sebagai penglukatan dan juga digunakan orang-orang sebagai air isi ulang yang dipakai untuk minum, dan ada kotak dana punia yang digunakan sebagai sumbangan sukarela.

Ketika ingin melukat di  Pura Beji Mumbul Tabanan ini biasanya para pendatang menghaturkan canang pejati yang berisi uang, roti banten, buah-buahan dan manisan dengan tujuan agar diberikan keselamatan dan meminta air suci untuk menghilangkan sifat negatif yang ada di dalam tubuh manusia. Dan pada hari purnama dan tilem beserta hari raya besar Agama Hindu seperti hari raya Galungan maupun Kuningan, banyak yang melakukan penglukatan di Pura Beji Mumbul di Tabanan.

Namun, ketika memasuki kawasan pura ini, terdapat pantangan yang harus ditaati, seperti dilarang berbicara kotor maupun kasar, dilarang membuang sampah sembarangan maupun membuang kotoran dan kencing, dan bagi yang mengalami cuntaka maupun datang bulan juga dilarang masuk ke pura ini.

Mata Air di Pura Beji Mumbul Yang Digunakan Sebagai Tempat Penglukatan (Sumber: Koleksi Pribadi)

Yang paling sering dilakukan ketika berkunjung ke pura ini yaitu melakukan penglukatan. Penglukatan merupakan cara penyucian diri terhadap tubuh dan jiwa manusia dari pengaruh unsur negatif. Biasanya orang-orang yang mengalami penyakit gaib ataupun terpengaruh unsur negatif seperti terkena ilmu hitam maupun unsur negatif lainnya, penyakit tersebut tidak bisa ditangani oleh dokter manapun, karena sifatnya tidak terlihat oleh mata manusia.

Biasanya yang memandu untuk melakukan ritual penglukatan merupakan pemangku atau sulinggih yang berpengalaman dalam melantunkan mantra penyembuhan dalam menyembuhkan korban yang terkena ilmu hitam. Ketika sudah dilakukan penglukatan, tubuh dan jiwa di dalam manusia menjadi bersih dan ringan, dan sifat negatif maupun benda ilmu hitam yang ada di dalam tubuh dan jiwa manusia juga ikut menghilang dan meledak.

Tanda Pengumuman Ketika Ingin Mengambil Air di Pura Beji Mumbul (Sumber: Koleksi Pribadi)

Selain sebagai penglukatan, di Pura Beji Mumbul Tabanan juga digunakan sebagai air isi ulang yang digunakan masyarakat untuk minum maupun aktivitas yang memerlukan air. Namun, ketika ingin mengambil air di mata air Pura Beji Mumbul ini harus melakukan dana punia terlebih dahulu, tujuannya untuk menghormati penjaga Pura Beji Mumbul dan sebagai tanda syukur kepada Ida Sang Hyang  Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa karena sudah diberikan air untuk kelangsungan hidup bagi manusia.

Di pura ini juga terdapat canang yang ada di pintu masuk maupun di dalam puranya itu sendiri. Biasanya ada penjaga yang setiap hari mebanten disana. Dan pura ini tetap dikunjungi oleh para pendatang, baik untuk melakukan penglukatan, untuk mengisi air yang digunakan sebagai air minum, maupun hanya sekedar untuk foto maupun membuat video, namun tetap menjaga kesopanan dalam berbicara maupun bertingkah laku yang baik.

Pura Beji Mumbul di Desa Dukuh Tabanan ini menyajikan pemandangan alam dengan nilai spiritual yang terus dilestarikan. Meski memliki pemandangan dan nilai spiritual, tetapi kita harus tetap menjaga tata krama ketika mengunjungi pura ini agar bisa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dan berperilaku baik terhadap para pendatang yang ingin datang ke Pura Beji Mumbul ini.