Prasasti Pukuh: Saksi Bisu Kemenangan Raja Sri Kesari Warmadewa Bali yang Menandai Puncak Kejayaannya di Bangli

Sejarah dari Bali Kuno banyak didasarkan pada prasasti prasasti dari masa lampau yang menjadi sumber penting untuk memahami kejayaan para raja di masa lampau. Salah satu peninggalan bersejarah yang ditemukan adalah prasasti pukuh, Prasasti tersebut menjadi saksi bisu kemenangan Raja Sri Kesari Warmadewa di Bangli. Prasasti ini merupakan salah satu dari keempat prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Sri Kesari Warmadewa yang sekaligus menegaskan kedudukannya sebagai Raja Pertama kerajaan Bali Kuno.

Jan 22, 2026 - 05:15
Jan 1, 2026 - 21:58
Prasasti Pukuh: Saksi Bisu Kemenangan Raja Sri Kesari Warmadewa Bali yang Menandai Puncak Kejayaannya di Bangli
Pura Bale Agung (sumber: koleksi pribadi)

Prasasti Pukuh ditemukan pada tahun 2020 di Desa Adat Pukuh, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli tepatnya pada Pura Bale Agung. Prasasti ini banyak menarik perhatian karena merupakan temuan terakhir dari prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Sri Kesari Warmadewa yang sebelumnya hanya ditemukan tiga prasasti yaitu Prasasti Blanjong di Sanur, Prasasti Panempahan di Desa Panempahan, dan Prasasti Malet Gede di Gianyar. Dengan adanya temuan terakhir ini, membuat catatan sejarah dari Raja Sri Kesari Warmadewa menjadi lebih lengkap.

Terkait angka tahun, Prasasti Pukuh menyebutkan tahun 835 saka atau 913 masehi yang sama dengan angka tahun yang disebutkan pada prasasti blanjong dan prasasti malet gede, akan tetapi pada prasasti panempahan tidak dapat diidentifikasi tahun pastinya karena kondisi prasasti panempahan yang mengalami kerusakan pada penyebutan angka tahun. Meski demikian, para ahli menduga kuat bahwasannya angka tahun yang tertulis sama seperti tiga prasasti lainnya.

Bentuk Dari Prasasti Pukuh (sumber: koleksi pribadi)

Bentuk dari Prasasti Pukuh berupa silinder yang diduga merupakan sebuah jayastambha atau tugu kemenangan. Hal tersebut menguatkan dugaan bahwa prasasti ini dibuat untuk memperingati keberhasilan dari Raja Sri Kesari Warmadewa dalam menaklukan musuh musuhnya di wilayah bali bagian utara. Kemenangan ini diperkirakan merupakan bagian dari misi besar Raja Sri Kesari Warmadewa dalam memperluas pengaruh dan kekuasaannya di Bali. Dengan kemenangan tersebut, Raja Sri Kesari Warmadewa memperkuat kekuasaannya serta menegaskan kedudukannya sebagai raja di Bali.

Tulisan Pada Prasasti Pukuh (sumber: koleksi pribadi)

Pada Prasasti Pukuh terdapat tulisan yang ditulis menggunakan aksara bali kuno dengan bahasa bali kuno. Dalam alih aksara latin, prasasti ini berbunyi “i śaka 835 wulan phalgua ksna paka putha(-)raska parhajyan śri khesari la me la hli musu ka ingka sda cihnan wudpakadya kadya maka tka di tunggalan.” Jika diterjemahkan, isi dari prasasti pukuh ini menyatakan bahwa pada tahun 835 saka atau 913 masehi, tepatnya pada bulan phalguna, paro gelap, Raja Sri Kesari Warmadewa telah mengalahkan seluruh musuh musuhnya hingga ke wilayah utara sehingga wilayah tersebut dapat dipersatukan di bawah kekuasaannya.

Tugu Kemenangan Raja Sri Kesari Warmadewa (sumber: koleksi pribadi)

Terjemahan ini mempertegas bahwa Prasasti Pukuh merupakan tugu kemenangan yang mencatat kemenangan dari Raja Sri Kesari Warmadewa dalam menaklukan lawan lawannya dan menyatukan Bali. Lebih dari sekadar catatan sejarah, prasasti ini juga merupakan simbol kekuasaan dari Raja Sri Kesari Warmadewa yang berhasil menyatukan Bali di bawah kekuasaannya. Dengan temuan Prasasti Pukuh, maka semakin jelaslah bahwa di bawah kepemimpinan Raja Sri Kesari Warmadewa telah terjadi pencapaian pencapaian besar yang menjadi dasar berdirinya Kerajaan Warmadewa.

Pada akhirnya, Prasasti Pukuh bukan hanya sekedar batu tertulis, melainkan dokumen sejarah yang menegaskan jejak kebesaran dari Raja Sri Kesari Warmadewa di bali. Penemuan ini memberikan pemahaman mengenai bagaimana Kerajaan Bali Kuno berdiri dan berkembang, serta mengingatkan bahwa kejayaan masa lalu berawal dari perjuangan, kemenangan, dan kewibawaan dari Raja yang visioner

basabali. (t.thn.). Prasasti Pukuh. Diambil kembali dari basabali: https://dictionary.basabali.org/Lontar_Prasasti_Pukuh

Rastana, I. D. (2021, November 1). Musuh di Wilayah Utara Singhadwala. Diambil kembali dari baliexpress: https://baliexpress.jawapos.com/balinese/671172113/musuh-di-wilayah-utara-singhadwala